Quality Management of Moral Learning in Islamic Boarding School

  • Dadang Muliawan Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Iim Wasliman Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Usep Kosasih Universitas Islam Nusantara, Indonesia
  • Yufi Mohammad Nasrullah Universitas Garut Hampor, Indonesia

Abstract

The problem of this research is motivated by the weakening of the morals of students as a negative impact on the development of science and technology. This study aims, in general, to describe and analyze the management of strengthening the moral quality of students and specifically to define and research (1) the Morals of students in Islamic boarding schools and (2) The process of realizing students' morals in Islamic boarding schools. The research procedure used is a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were carried out by (1) Observation, (2) Interview and (3) Documentation. The results showed that (1) the character of the students in the Islamic boarding school had been sufficiently realized, judging from the indicators of the success of the students that they were able to fulfil several components, including the daily morals of the students and the vision of the Islamic boarding school as well as the moral principles of Lickona, (2) the process of realizing the strengthening of the morals of the students in the Islamic boarding school. This can be seen from all management functions that have been carried out systematically, starting from planning, organizing, implementing, and evaluating (3) Solutions to problems in strengthening students' character. The morals of the students have been quite effective, namely the existence of a particular supervisor for students with difficulties.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Ahsan. (2015). Manajemen Pendidikan Life skills dalam membina kemandirian vokasional santri pada pondok pesantren di Jawa Barat. (Studi kualitatif pada pondok pesantren Al-Mu’minin, Cadangpinggang Kabupaten Indramayu dan pondok pesantren kempek Kabupaten Cirebon). Universitas Islam Nusantara Bandung.
[2] Al-Jailani, S. A. Q. (2018). Sirrul Asrar : Kitab Inti Segala Rahasia Kehidupan. Jakarta: Qaf Media Kreativa.
[3] Dahlan, H. M. (2020). Komunikasi Lemah Lembut Dalam Studi Hadits. At- Tanzir: Jurnal Prodi Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 11(1), 45–58.
[4] Fadhilah, M. K. (2020). Manajemen Mutu Pendidikan Islam di Pesantren (Studi di Pondok Modern Darussalam Gontor). Jurnal At-Tadbir: Media Hukum Dan Pendidikan, 30(1).
[5] Fauzi, A. (2021). Urgensi dan Keutamaan Ilmu Serta Kedudukan Yang Bermanfaat Sebagai Aset Akhirat. Journal of Education and Teaching, 2(2), 128–139. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/jete.v2i2.12200
[6] Firdaus. (2018). Tarekat Qadariyah Wa Naqsabandiyah: Implikasinya Terhadap Kesalehan Sosial. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 12(2), 55–72. https://doi.org/10.24042/ajsla.v12i2.2109
[7] Frager, R., & Rauf, H. (2014). Psikologi Sufi Untuk Transformasi Hati, Jiwa, dan Ruh. Jakarta: Zaman.
[8] Gaspersz, V. (2001). Total Quality Management. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
[9] Hasan, M. (2015). Perkembangan Pendidikan Pesantren di Indonesia. TADRIS Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 55. https://doi.org/10.19105/jpi.v10i1.638
[10] Hayati, N. R. (2015). Manajemen Pesantren dalam Menghadapi Dunia Global. TARBAWI, 1(2), 97–106.
[11] Ikhwan, A. (2017). Islam and Civilization: Islam as Source of Value for Human Life. Epistimology of Islamic Education to Strengthen Nationalism - 1st ICIE: International Conference on Islamic Education, 1(Postgraduate Unmuh Ponorogo), 63–76.
[12] Ikhwan, A. (2019). Management Of Learning Assessment Using Curriculum 2013 (Case Study In Islamic Primary School (MI) Muhammadiyah 5 Wonoasri Ponorogo-East Java-Indonesia). MUADDIB: Studi Kependidikan Dan Keislaman, 8(2), 108–123.
[13] Ikhwan, A. (2021). Metode Penelitian Dasar (Mengenal Model Penelitian dan Sistematikanya). Tulungagung: STAI Muhammadiyah Tulungagung.
[14] Iryana, W. (2015). Tantangan Pesantren Salaf di Era Modern. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 2(1), 64–87.
[15] Jasmi, K. A. (2018). Karakter 7B Mukmin Cemerlang. Jurnal Tinta Artikulasi Membina Ummah, 4(1), 1–22.
[16] Junaidi, K. (2017). Sistem Pendidikan Pondok Pesantren di Indonesia (Suatu Kajian Sistem Kurikulum di Pondok Pesantren Lirboyo). Istawa Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 95–100. https://doi.org/10.24269/ijpi.v2i1.364
[17] Kemdikbud. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang wajib belajar. , (2008).
[18] Kemdikbud. Peraturan Pemerintahan Nomor 17 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan. , (2010).
[19] Kemdikbud. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana diubah dengan PP Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas PP Nomor 19 Tahun 2005. , (2013).
[20] Kemenag. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2005 tentang peningkatan kualitas kehidupan beragama. , (2005).
[21] Kemenag. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang pendidikan agama dan pendidikan pesantren. , (2007).
[22] Kemenag. Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2010 tentang pengelolaan pendidikan agama pada sekolah. 2010. , (2010).
[23] Kemenag. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang pendidikan pesantren Islam. , (2014).
[24] Kemenag. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang pendidikan madrasah sebagaimana diubah menjadi PMA Nomor 60 Tahun 2015 tentang perubahan atas PP Nomor 90 Tahun 2013 tentang pendidikan madrasah. , (2015).
[25] Kemenag. Peraturan Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2018 tentang satuan pendidikan muadalah pada pondok pesantren. , (2018).
[26] Laeli, N. (2021). Implementasi Manajemen Strategik dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda Bulaksari Cilacap. An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Studi Islam, 8(1), 56–73. https://doi.org/https://doi.org/10.33507/an-nidzam.v8i1.396
[27] Mandiro, A. (2022). Problematika Ulama. Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam Dan Tasawuf, 7(2), 139–154. https://doi.org/https://doi.org/10.53429/spiritualis.v7i2.349
[28] Mujib, A., Wardayati, S. M., & Miqdad, M. (2021). Model Pengendalian Internal Pesantren. Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 21(2), 306–320. https://doi.org/10.29040/jap.v21i02.1319
[29] Mulyasa, E. (2010). Menjadi guru profesional : Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
[30] Nizar, S., & Hasibuan, Z. E. (2019). Kepemimpinan Pendidikan dalam Perspektif Hadis Telaah Historis Filosofis. Jakarta: Prenada Media Group.
[31] Nurdin, N. (2019). Generasi Emas Santri Zaman Now (Indonesian Edition). Jakarta: Elex Media Komputindo.
[32] Sagala, S. (2017). Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
[33] Sallis, E. (2002). Total Quality Management in Education. London: Kogan Page.
[34] Sanusi, A. (2017). Sistem Nilai : Alternatif Wajah-Wajah Pendidikan. Bandung: Nuansa Cendekia.
[35] Sisdiknas. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional terutama Pasal 30 tentang pendidikan pesantren. , (2003).
[36] Sisdiknas. (2019). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang pesantren.
[37] Suhermin. (2018). Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren Berkualitas. Studi Tentang Kepemimpinan, Program Pendidikan Dan Pola Pembelajaran Di Pondok Pesantren Jawa Timur. Universitas Islam Nusantara Bandung.
[38] Taufiqurrahman, T. (2019). Ikhlas Dalam Perspektif Al-Quran. Eduprof : Islamic Education Journal, 1(2), 94–118.
[39] Uwes, S., & Rusdiana. (2017). Sistem Pemikiran Manajemen Pendidikan : Alternatif Memecahkan Masalah Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
[40] Yahya, F. A. (2015). Problem Manajemen Pesantren, Sekolah, Madrasah: Problem Mutu dan Kualitas Output-Proses-Output. Jurnal El-Tarbawi, 8(1), 51–66.
[41] Yatimah, D. (2011). Manajemen Pendidikan Pesantren dalam Upaya Peningkatan Mutu Santri. El-Hikmah: Jurnal Kependidikan Dan Keagamaan, IX(1), 59–78.
[42] Yuliharti, & Umiarso. (2018). Manajemen Profetik : Konstruksi Teoretis dalam Manajemen Pendidikan Islam. Jakarta: Amzah.
[43] Zaibi, M. (2020). Manajemen Pondok Pesantren dalam rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Pendas Mahakam Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, 1(1), 99–115.
[44] Zainal, V. R., & Bahar, F. (2013). Islamic Education Management dari Teori ke Prakek : Mengelola Pendidikan Secara Profesional dalam Perspektif Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
[45] Zuhry, D. (2018). Peradaban Sarung : Veni, Vidi, Santri. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Published
2022-12-27
How to Cite
MULIAWAN, Dadang et al. Quality Management of Moral Learning in Islamic Boarding School. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 487-504, dec. 2022. ISSN 2599-3046. Available at: <https://alhayat.or.id/index.php/alhayat/article/view/232>. Date accessed: 23 may 2026. doi: https://doi.org/10.35723/ajie.v6i2.232.